TIPS MELINDUNGI LAPTOP DARI VIRUS

Leave a comment

Tips melindungi laptop dari serangan virus

Laptop diciptakan untuk mendukung mobilitas ini sebenarnya lebih rentan terhadap serangan virus,karena sebagian besar laptop sekarang sudah dilengkapi dengan Wifi,

Kemudahan koneksi internet inilah yag membuat koneksi laptop cukup rentan dengan serangan virus.

Untuk membersihkan sebuah laptop dari infeksi virus memang tidak semudah membersihkan virus yang menyerang PC dekstop.Misalnya bila Pc dekstop terinfeksi virus  cukup parah dan antivirus yang di instal tidak mampu,biasanya melepas hardisk yang ada di dalam laptop tidaklah gampang ,malah bisa-bisa garannsinya hilang.

Ada banyak cara untuk scan virus di laptop yang sudah terlanjur terinfeksi virus,bisa dengan cara men-sharing laptop tersebut untuk discan dengan komputer/laptop yang bersih dan punya antivirus yang selalu terupdate. Atau bila Anda mempunyai harddisk eksternal bisa

membackup terlebih dahulu data yang Anda miliki kemudian restore file ghost laptop Anda,

setelah itu install antivirus, dan jangan lupa update antivirus Anda dengan updatean terbaru,

setelah itu baru scan kembali data Anda.

Gejala yang timbul pada laptop yang telah terinfeksi virus atau spyware, adalah saat dihidupkan memerlukan waktu yang lama untuk loadingnya. Pada saat dipakai untuk bekerja semua proses menjadi berat dan lambat, seolah-olah laptop mengalami penurunan performa dengan drastis. Dan ketika laptop terhubung ke internet, beberapa situs tidak bisa diakses, bisa juga selalu diarahkan ke situs lainnya yang tidak jelas, iklan-iklan bermunculan di layar secara tiba-tiba, bisa juga bermunculan berbagai pop-up yang ngga jelas dan ini sangat mengganggu dan menurunkan kinerja laptop itu sendiri.

Seperti pepatah “melindungi memang lebih baik daripada mengobati”, jadi sebaiknya laptop dilindungi dari serangan virus dibanding harus menyembuhkannya?

Bila laptop Anda sering berinteraksi dengan dunia maya, maka besar kemungkinan ribuan virus akan mencoba untuk memasuki sistem laptop tersebut. Internet memang mempermudah penyebaran virus, apalagi saat ini, sebuah virus sudah dapat menyebarkan dirinya ke seluruh jaringan komputer yang ada di dunia nyata hanya dalam hitungan beberapa detik.

Ada beberapa langkah untuk mengantisipasi serangan virus. Antisipasi ini untuk mencegah virus masuk dan menginfeksi sistem Anda.

1. Gunakanlah antivirus yang terekomendasi bagus dan handal. Anda bisa menggunakan

antivirus yang tersedia gratis di internet. Atau kalo masih ragu dengan antivirus gratis, bisa  juga menggunakan antivirus yang berbayar.

2. Bila menggunakan antivirus berbayar, maka sebaiknya pastikan antivirus tersebut

mempunyai perwakilan di Indonesia, Hal ini cukup penting bila terjadi masalah pada

antivirusnya. Bahkan antivirus yang mempunyai perwakilan di Indonesia akan lebih cepat

mengupdate bila ada serangan virus lokal.

3. Pastikan sistem operasi yang Anda gunakan selalu dalam keadaan terupdate. Karena

kenyataannya celah keamanan selalu ditemukan oleh hacker atau sang pembuat virus itu

sendiri. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sistem operasi harus selalu dalam keadaan

terupdate. Disamping mengamankan dari serangan virus, melakukan update sistem operasi

juga akan membuat laptop berjalan dalam keadaan stabil.

4. Lakukanlah backup data secara rutin. Hal ini akan mencegah Anda kehilangan data

penting apabila laptop Anda ternyata masih terinfeksi virus. Jika sering menggunakan   disket, flashdisk, harddisk eksternal, pada komputer/laptop yang dipakai oleh banyak orang, ingatlah

selalu untuk melakukan scanning antivirus pada media penyimpanan tersebut sebelum  Anda menjalankannya pada laptop kesayangan Anda.

5. Waspadalah terhadap lampiran/attachment email. Sampai saat ini, lampiran email

merupakan sarana yang paling disukai oleh pembuat virus untuk menyebarkan virus

buatannya. Disamping mudah menipu penerima email, penyebaran via lampiran email juga

berlangsung sangat cepat. Jangan pernah membuka suatu lampiran email sebelum      melakukan scanning dengan program antivirus, walau email tersebut datang dari sahabat Anda sekalipun.

6. Berhati-hatilah saat mendownload program gratisan yang banyak ditawarkan di internet.

Selalulah mengunduh dari situs yang terpercaya berdasarkan review banyak orang.  Lakukan scanning installer program tersebut sebelum dipasang di komputer.

7. Saat melakukan browsing, maka sebaiknya berhati-hati terhadap website atau link yang     disebar via program messangger

Sumber : masiqbal.net

Tausiyah

Leave a comment

*™  Niat adl ukuran dlm menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika NIAT nya BENAR, maka perbuatan nya BNAR,& jika  NIATnya BURUK  maka perbuatannya buruk.

(Iman AnNabawi)

™ *  Barng siapa ingin doanya terkabulkan dan dihindarkan dari kesulitan2, hendaklah ia menoling orang yang dalam kesempitan.

(HR AHMAD)

™ *  Sungguh Allah memiliki tempat di bumiNya, yaitu  HATI manusia. Sbaik2 tempat bagiNya adalah hati yang paling bersih, teguh & lembut .Yaitu bersih daridosa, teguh dalam agama, & lembut dlm bersdr.

(HR AT TABRANI)

™  *  Taukah sahabat saat “kpn syetan merasa terhina:

1.    Disaat orang Islam Sholat -syetan menggigil.

2.    Disaat orang Islanm berpuasa-syetan terbelenggu.

Disaat orang Islam membaca AL-Qur’an- syetan meleleh

3.    Disaat menggoda orang islam yang teguh imannya & taat pd Allah & rosul.

(QS An Naml: 99)

™  * Barang siapa ingin di panjangkan umurnya n diluaskan rejekinya, maka  ia bertakwa terhadap Allah n hendaklah ia menyambung <tali>  kekerabatan.

(ahmad  & tabbhari:sanad hasan)

™  * Orang yang beriman akalnya tidak berhenti berpikir, penglihatannya tdk kosong, LidahNx tdk berhenti berdzikir, Hatinya selalu bersyukur, & sungguh2 dlm bekerja dengan tetap bersabar.

(Dr.Aidh Al Qarni)

™  * Orang yang paling cerdas+mulia= orang  yang banyak mengingat kematian+paling siap menghadapinya. Mereka itulah orang2 yang cerdas. Mrka pergi dengan membawa kemuliaan dunia & akhirat.

(ibn MAJAH)

™  * Rosullah bersabda: “3 kelompok Orang Dlm Lindungan & nauNgan rahMat_Nya, yaiti= orang yang bila diberi ia bersyukur, bila diberikemampuan ia mhon Ampunan & bila marah ia diam.”

(HR Al- Hakam)

™  * Seutama2 shalat setelah ShaLat fardhu adl Sholat dTengah mlm/tahajud, & Seutama2 pUasa sTlh puasa di bulan Ramadhan adl puasa di bulan Allah,Muharram.

(HR.Muslim)

™  * “Iman itu bukanlah angan2 & bukan pula perhiasan lahir, akantetapi (keyakinan) yang tertanam dlm hati dan dibuktikan oleh amal perbuatan.”

(HR. IBNU NAJJAR & DAILAMI)

™  * SesungguhNya kuburan adl t4 persinggahan akhirat yang pertama, jika penghuninya selamat mk <perjalanan>setelah X akan lebih berat.

(HR I Mjah- Hkim)

™  * Ada 3  doa  yang mustajab :

– Doa  orang  yamg berpuasa

–  Doa  orang  Yang  didzalimi

–  Doa  Orang   yang  musyafir

(Hr Ahmad bukhori, Abu dawud & Tirmidzi)

™ * Jangan menganggap remeh kebajikan yang sekecil apapun, meski hanya menjumpai saudaramu dengan wajah yang cerah.

(HR muslim & Ahmad)

™  * “JANGAN  TAKUT  “ @ktk qt mhn kekuatan Allah memberi ksulitanshingga qt TABAH   @ ktk  qt  mhn  kbjaksanaan,  Allah  m’mberi masalah  untk  qt  lalui  dengan  SABAR @ ktk qt mhn Surga, allah m’hujani dgn ujian2  agar  TAWAQAL . @ ktk  qt mhn Ampun Dosa ALLah m’beri rasa sakit.@ktk qt mhn Kbranian, Allah m’beri bahaya tuk diatasi @ktk qt btuh Cinta, Allah m’beri Saudara@ untk dtlong.

“ALLAH Sll M’bri pa yg qt Butuhkan & T’baik Bg HambaNya bkn Apa yg qt Minta” Insya Allah qt mnjd lbh mngerti arti TABAH, SABAR, TAWAQAL, SYUKUR & IKHLAS

™*  Tiga yang membinasakan dan tiga yang menyelamatkan.

Tiga yang membinasakan adalah kekikiran yg dtaati, hawa nafsu yang di ikuti, dan siakap bangga terhadap diri sendiri.

Tiga hal yang menyelamatkan adalah bersikap adil, baik ketika sedang marah maupun ktika ridho; bersahaja, baik ktika sedang miskin maupun sedang kaya;dan takut kpada ALLOh, baik saat sendirian maupun di hadapan khalayak ramai.

Tiga hal yang menghapus dosa adalah menunggu dikerjakannya sholat berjama’ah stlh melakukan sholat; tetap menyempurnakan wudhu meskipun pd suasana dingin dan melangkahkan kaki menuju sholat berjama’ah

Tiga hal yang dapat meninggikan derajat adalah memberikan makanan, menebarkan salam dan sholat di waktu malam saat 0rang2 tertidur lelep.

(HR Ath-Thabrani)

™ *  Kita menjadi ASING krn prinsip hdp kt…!

@Ju2 tu ASING krn banyak Koruptor

@Shodaqoh tu ASING, krn banyak orang pelit.

@Sederhana tu ASING, krn banyak orang yang Hedonis

@yakin pd Alloh tu ASING, krn banyak orang yg tak perc aya padaNya

@mewujudkan syariat  tu ASING , krn banyak yg lbh percya pada hukum buatan mansia

“berbahagialah Orng2 ASING”

Siapkh org2 ASING tu whai Rosulluloh?

“yaitu org2 yg snantiasa  mlakukan perbaikan disaat kebanyakan orang senantiasa mlakukan perbaikan disaat kbnyakan org berbuat krusakan.”

(HR muslim)

™  * JIka engkau memerlukan  nikmat dunia cukuplah islam sebagai nikmatmu. Jika kau memerlukan keasyikan cukuplah Taat sebagai keasyikanmU. Jika kau memerlukan pengajaran cukuplah mati sebagai pengajaran bagimu.

( Ali bin Abi Thalib)

™  * Dihampiri jln menuju SURGA dgn PERKARA SULIT (yg di bnci) dan dihampiri jalan  dgn SYAHWAT (keindahan y9 melenakan)

(HR bukhori)

™ *  Apabila seorang prempuan (istri) tlh mlaksnkn SHLT 5 wkt, bPUASA d_BlnX, Mjaga KmaluanX & Taat pd SuamiX mk ia akn msuk SURGA Tuhannya

(HR Ibn Hiban)

™  * Umar r.a berkata “brang spa bnyak trtawa  akan b erkurang wibawa X , Brang spa ska bercnda mk  akn dremehkn  & brang spa yg bekurang wara’ (hati2) na mk hatina mati”

™ * Tinggalkanlh ksenangan yg menghalangi  pencapaian kcemerlangan hidup yg di idamkn & hti2lh, krn bbrapa ksenangan adalah cara gembira menuju kgagalan

™ * Orang yg sukses akan menjauhkn  diri dr perbuatan hina tdk bergantung kpd pemberian org laen. Wktu istirahat bgiX adlh wktu bkerja n wktu bkerja bgaekan wktu istirhatX

(aidh alqarni)

™  * SaudrQ pngn tau kdu2knmu  skrg  d si2 Allah ?  Kta nabi, spa  yg  ingin tau kdu2knX d si2 ALLah mk hendaklah ia mngamati bgaimn kdu2kn ALLah  dlm diriX

(HR. Al Hakim)

™  * Mendapatkn 5 hal mlalui 5 jln :

1.        Berkah rezki akn di peroleh melalui sholat Dhuha

2.       Cahaya dlm kubur mllui sholat Tahajud

3.       Kmudahan dlm menjawab pertanyaan munkar dan nakir mellui membaca AL Qur’an

4.       Kmudhn dlm mlintasi Sirotal MustaQim mlalui Puasa & sedekah

5.       Mendapat perlindungan Arsy Illahi pd hari hisab mlalui zikrullah (zikir)

™  * Ya Alloh tolonglah kami untuk selalu mengingatMu, mensyukuri nikmatMu  dan memperbaiki ibadah kepada Mu.

(Hr Abu Daud / Nasa)

™  * Stiap kdustaan dcatat  <sbg dosa > KCUALI kDustaan seseorang Dlm Perang krn PeranG adlH Tipu Daya . Kdustaan Yan9 dlkukan  u/  mendamaikan 2 oRan9 ? kdustAan sOrang <suami>  Kpd IstriX u/ Menyenan9knX

(HR Muslim)

™  * “hai orang- orang yang beriman, jk Kmu menolon9  (agama) ALLah. Niscya Dia  akan menolongmu dan meneguhkan  kedu2knmu

( QS Muhammad : 7)

™ *  Takut yang paling berguna adalah  takut yang bisa menahannya  dari  berbuat dosa, menjadikan hatinya menyesali kbaikan y9  telah ditinggalkannYa, menyadarkn pkran u/ m engisi  sisa2 umurnya. Sedangkan suatu harapan y9 paling berguna  adlah  harapan y9 dpt meringankan mu unTuk beramal baik.

( Abdullah bin Khubaiq)

™  * “Tidak ada yang lebih aku sesali drpd penyesalanQ terhadap hari dimana ketika matahari tenggelam, sementara umurQ  berkurang  tapi amalku tidak ber(+).”

( Ibnu mas’ud)

™ *  3 kunci kebaekan :

– Hendaklah amalmu Cuma untuk Allah

– Sukailah doa yan9 menjadi milik  orang laen spt Kmu  menyukaInya untuk  diriMu

– jGalah kKhalalan  makananMu semampumu

(HR Hudzaifah ra)

™  *Jika mrasa lelah krn melakukan kbaikan, mka ktahuilah rasa lelah it akan segera menghilang & kebaikan itu akan abadi.

(Ali Bin Abi Tholib)

™ *  Kekayaan yang paling berharga = Akal.

Kefakiran yang paling besar = Kebodohan

Sesuatu yang paling keji = Sikap Ujub, bangga diri

Kemuliaan yang paling tinggi =Akhlak yang Mulia

(Imam Ali)

™ *  Dr Aisyah ra. Bahwa nabi saw. Tlah bersabda : Dua rakaat  fajar (sholat sunat yang dikerjakan sebelum subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.

(HR Muslim)

™  * Dinar/Harta yan paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang dibelanjakan untuk keluarganya,dinar untuk kendaraan di jalan Allah, & dinar yang ia infakkan untuk rekan-rekan yang  berjuang di jalan Allah.

(HR Muslim)

™  * Orang  jenius  adalah orang yang mawas diri  & beramal untuk hidup setelah mati. Orang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsu & berangan-angan kepada Allah.

(HR. Turmidzi)

™  * Bahagialah orang yang jika dapat limpahan nikmat maka akan bersyukur. Jika ditimpa musibah akan bersabar, Jika berkuasa akan berlaku adil, Jika melakuakn dusta akan segera beristighfar, dan jika marah akan segera mengendalikannya

™  * Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mecoba , karena dalam mencoba itulah kita menemukan & belajar membangun kesempatan untuk berhasil.

(Mario Teguh)

™ *  Ikat nikmat dengan bersyukur, ikat kalimat dengan mencatat, ikat sahabat dengan kebaikan, ikat rejeki dengan integritis, ikat hati denganakhlak terpuji.

Watawa shou bil haq, watawa shou bis sobr.

™  * Rosul bersabda orang yang naik kendaraan hendaklah beri salam  pada pejalan kaki, pejalan kaki hendaklah memberi salam kepada orang yang duduk, &kelompok yang sedikit hendaklah beri salam pada yang banyak.

(Al Hurairoh)

™  * Orang yang selalu membacaistighfar , ALLah akan menghilangkan keresahan yang ia rasakan, melapangkan kesempitan yang menimpanya & memberikan rejeki tanpa disangka-sangka.

(HR baihaqi, abu dawu & Ibnu majah)

™ *  Abu Ayyub al _ anshari ra.  Rasul bersabda: Barangsiapa berpuasa Ramadhan, lalu disusul dengan puasa 6 hari di bulan syawal maka (pahala nya) bagaikan puasa 1 tahun penuh

™ *  Tujuan (cita ed) adalah sesuatu yang ditentukan diawal, diwujudkan diakhir tempat memulai pemikiran & akhir dari sebuah perjalanan.

(Ibnu Qoyyim al Jauziyah)

™  * Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau & engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum/hakim & harta itu kurang jika dibelanjakan tapi ilmu itu bertambah jika dibelanjakan.

(Kolifah Ali)

™  *Beruntunglah orang yang memperbaharui terus semangatnya dalam pergantian waktu, menjaga niat tetap dalam kebaikan & menemukan Allah dalam setiap gerak langkahnya Sungguh,hanya cintaNya yang membuat kita tetap istiQomah

Humor terbaik

Leave a comment

Kumoulan Humor terbaik

Oleh:anton Widodo

 

1. Kehebatan ayah Dodi

Tiga orang anak kecil sedang membangga-banggakan kehebatan ayah mereka.

Budi    :Ayahku bisa menirukan suara hewan, hebatkan!!!

Andi    :Ayahku lebih hebat lagi,dia bisa memainkan musik dengan meniup daun,iramanya baus deh,hebatkan!!!

Dodi    :Ayahku yang paling hebat,dia bisa bersiul sambil sikat gigi di kamar mandi,hebat sekali kan!!!

Budi&Andi     :hah…ha ….,mana mungkin bisa !!!

Robert :terang aja  bisa ,ayahmukan pakai gigi palsu,jadi setiap sikat gigi ,gigi palsunya dilepas untuk disikat.

Budi&dodi      :ha..ha..ha..ha..

 

2. Komentar pramugari setelah di pecat

“Aku sangat kesal sama boz kita”, kata pramugari yang baru saja di pecat dari pekerjaannya , “kenapa”kata temanya yang sepropesi, “masak aku hanya melarang anak kecil berlarian dipesawat aja  bisa dipecat”, katanya sambil kesal.”kamu bilang apa sama anak kecil itu”jawab temanya. “aku bilang ,heh…heh…jangan berlarian di dalam pesawat,sana di luar saja”begitu kataku, “hah….. “kata temanya.

 

3. Kuda ajaib

Kakek Badung mempunyai seokor kuda, kuda tersebut bukanlah

kuda biasa. Karena tidak sembarangan orang bisa mengendarainya.

Hanya kakek Badung yang tahu mantranya.

Sewaktu Badung bertanya kepada kakeknya tentang mantra untuk

mengendarai kuda itu, kakeknya tidak mau memberitahunya. Kekeknya

terkenal dengan orang yang pelit tetapi pelupa.

Secara diam-diam dia melihat setiap hari sewaktu kakeknya sedang

mengajak kudanya untuk jalan-jalan. Setelah cukup lama dia teliti maka di

dapatkannya suatu mentra yaitu bila ingin menjalankannya ucapkanlah

alhamdulillah dan bila ingin menyetopkannya ucapkanlah astafirullah hul

azim”.

Keesokan paginya Badung bangun paki-pagi sekali saat kakeknya

sedang tidur lelap, karena dia ingin langsung mencoba mantra yang

rahasia itu. Ia segera menaiki kuda tersebut dan mengucapkan

alhamdulillah, kuda tesebut langsung jalan, begitu terkejutnya si Badung

karena dia baru pertama kali mengendarai kuda milik kakeknya itu.

Badung sudah tidak sabar ingin mencoba kecepatan kuda milik

kakeknya, dia lalu mengucapkan alhamdulillah-alhamdulillah banyakbanyak,

akhirnya kuda tersebut lari dengan sangat kencang, tanpa di

sadarinya di telah merusak kebun milik Pak Saiful yang baru akan

ditanami bibitnya.

Melihat hal ini Pak Saiful marah di langsung mengendari Jib miliknya

dan mengendarainya dengan kencang. Si Badung yang melihat Pak Saiful

yang mengejarnya, langsung gemetaran sampai-sampai dia lupa mantra

untuk memberentikannya. Tepi jurang tinggal sedikit lagi, Badung bingung harus mengucapakan apa, dia lupa mantra untuk memberentikan kuda itu.

 

Sewaktu kaki kuda pas di ujung tebing Badung pun mengucapakan

astafirullah hull azim, kudapun dengan segeranya langsung berhenti,

Badungpun mengucapkan syukur alhamdulillah, kuda tadi langsung

berjalan lagi dan masuk ke jurang. Glegaaaaaarrrrrrrrrrrr

 

 

4.                  Lomba sehebatan memainkan pedang

Lomba ini di ikuti oleh tiga negara yang jogo pendang. Negaranegara

tersebut adalah Amerika, Jepang, dan Indonesia.

“Pertandingan segera dimulai semua peserta yang mewakili

negaranya masing-masing harus segera bersiap-siap” kata komentator.

“Baiklah ke tiga wakil 3 negara yang jago pedang telah siap, perlombaan

dimulai”.

“Yang pertama dari Amerika” . Dengan samurainya dia mulai

bersiap-siap. Seekor lalat dilepaskan sebagai penguji kehebatan

memainkan pedang. Seatttttt…seeeeeeeeet, dengan sekali tebas seekor

lalat terpotong menjadi 6 bagian. “Sangat hebat” sahut penonton dengan

riangnya.

“Yang kedua dari Jepang”. Dengan jenis senjata yang sama yaitu

samurai dia mulai bersiap-siap. Seekor lalat dilepaskan, saiiiiiiiiiiit…

seeeeeeeeeeeet… hooooooooop, dengan sekali tebas seekor lalat

terpotong menjadi 9 bagis. “Luar biasa” sahut penonton.

“Yang ketiga dari Indonesia”. Dengan golok dia mulai mangambil

ancang-ancang. Seekor lalat dilepaskan, shuppppppppppppp… dengan

bunyi tebasan yang keras dan sekali tebas. Lalat masih bisa terbang, juri

berusaha untuk menangkapnya, setelah bersusah payah akhirnya dapt

ditangkap juga. Setelah diperiksa ternyata kumis lalat hilang sebelahnya.

“Sangat mengagumkan” sahut penonton.

“Jadi pemenangnya adalah….. dari ….. Indonesia. “Sangat hebat, luar biasa, dan menggumkan”sahut penonton sporter dari Indonesia.

 

5. Mencuri di masjid

Disebuah perkampungan terjadi mati lampu, sehingga keadaannya

gelap gulita. Saat itulah dua orang pencuri mulai dengan aksinya, mereka

ingin mencuri uang yang ada di Masjid. Ketika itu ada orang meninggal

dan jenazahnya belum sempat di kuburkan sehingga di letakkan di dalam

Masjid.

Pertama kali masuk ke Masjid si pencuri begitu terkecut karena pintu

Masjid tidak terkunci padahal dia sudah membawa kunci buatannya

sendiri. Masuklah kedua orang tersebut ke dalam Masjid dengan

perlahan-lahan. Ternyata yang menjadi incaran si pencuri tersebut telah

ada di depan langkahnya, di angkatnya lah geranda jenajah tersebut

keluar dari Masjid dengan perlahan-lahan.

Di tengah perjalanan, pencuri yang di belakang ingin mengambil

bagiannya terlebih dahulu, dimusukkannya lah tangannya kedalam

geranda itu, di rabanya isinya ternyata yang di pegangnya adalah mata si

jenajah itu, kemudian hidung dan mulutnya. Terkejutlah dia, sehingga dia

ingin mengatakan pada temannya yang ada di depan. Ada orang…. Ada

orang…., tekejutlah temannya yang ada di depan dia menyangka ada

orang yang mengejar mereka, dicepatkannya langkahnya, temannya yang

ada di belakang terus mengatakan ada orang…. Ada orang. Tambah di

cepatkannya langkahnya oleh temannya yang ada di depan.

Tanpa mereka sadari mereka teleh melewati jalan yang salah,

mereka kembali lagi keperkampungan itu. Saat itulah lampu hidup, begitu

terkejutnya orang-orang yang ada di sekitar mereka. Wooi… ada pencuri

jenazah, semua orang pada berdatangan dan mengepung pencuri tersebut, tertengkaplah mereka.

Mereka di ikat dan di bawah ke kelurahan untuk di tindak lanjuti. Di

perjalanan teman yang mengangkat gerenda pada posisi depan terus

menggerutuk kepada temannya tersebut “Kenapa tidak bilang kalau isinya

orang”. Temannya berkata “tadi saya sudah bilang ada orang”. “Sangka

saya ada orang yang mengejar kita ”kata temannya. Mereka terus

meributkan soal itu. “Sial buat apa kita mencuri jenajah, dasar sial”.

 

6. Obat dari dokter

Seorang pria datang ke tempat dokter praktek. Dia mengeluhkan

masalah penyakitnya sewaktu tidur yaitu sering berjalan sewaktu tidur.

Pasien : Saya punya masalah sewaktu tidur dok ?

Dokter : Masalah apa ?

Pasien : Saya sering berjalan sewaktu tidur !

Dokter : oo… begitu ya…

Pasien : Saya ingin obat yang bagus dok ?, karena telah berbagai

macam obat saya minum hasilnya nihil.

Dokter : Saya punya obat yang bagus untuk panyakit anda. Ini dia

(sambil menunjukkan sebuah kotak).

Pasien : Apakah dengan kotak ini penyakit saya bisa sembuh ?

Dokter : Tentu, kamu cukup menaburkan isi yang ada di dalam kota ini

ke sekeliling tempat tidurmu.

Pasien : Memangnya ini bubuk apa dok ?

Dokter : Ini paku payung !!!

Pasien : Hah….

 

7.                  Omelan Nenek

Ada mobil anak muda yang berjalan dengan kecepatan yang tinggi,

tiba-tiba ada nenek-nenek yang ada di pinggir jalan langsung

menyeberang. Pemuda yang ada di mobil itu tekejut melihat nenek-nenek

sedang menyeberang jalan seenaknya saja dan dia hampir saja

menumburnya. Mobil sang pemuda itu mengepot di depan nenek-nenek

itu nyeberang. Dia keluar dari mobilnya dan dengan omelannya dia

berkata “Hei nenek-nenek bodoh, nyeberang jalan seenaknya saja”. Si

nenek pun menjawab dengan suara nenek-neneknya “ Hei anak muda

kamu yang bodoh numbur nenek-nenek saja tidak kena”.

8. Pencuri yang bodoh

Pada suatu malam, seorang pencuri memulai aksinya di sebuah

rumah orang yang terkenal atas kekayaannya. Dia mulai dengan

memanjat pagar dan naik ke atas genteng. Ternyata kehadiran pencuri

tersebut diketahui oleh si pemilik rumah, sehingga si pemilik rumah harus

mengakali si pencuri agar dia bisa tertangkap basah.

Si pemilik rumahpun mulai bercerita kepada istrinya tentang

kekayaan yang di dapatkanya selama ini. Ternyata kekayaannya itu di

dapatnya dengan cara mencuri juga. Si pencuri mendengarkan cerita itu

dari atap gentang.

Si pemilik rumah mulai bercerita bagaimana cara dia mencuri agar

selalu selamat, yaitu dia mencuri setiap bulan purnama, pada tengah

malam. Pertama di bukanya dua buah genteng, kemudian dia biarkan

sinar bulan masuk ke dalam rumah, ditutupnya mata, selanjutnya biarkan

sinar bulan menyinari tubuhnya, langkahkan kaki dua kali, maka tubuhku

akan di bawa sinar bulan sampai kelantai rumah, sehingga aku bisa

mencuri dengan mudah, dan begitu pula bila telah selesai mencuri aku

melalukannya dengan hal yang sama. Sang pencuri yang mendengarkan

pemilik rumah yang sedang bercerita tersebut, dan ia segera menunda

aksinya, dia akan datang lagi pada bulan purnama.

Bulan purnama pun tiba, seluruh penghuni rumah telah siap dengan

semua perlengkapan untuk menangkap pencuri itu. Setelah tengah

malam, datang juga si pencuri tersebut, dia yakin benar yang dikatakan si

pemilik rumah itu. Dibukanya dua buah genteng, kemudian di

pejamkannya matanya, mulai dia langkahkan kakinya ke genteng.

Glegaaaaaar…blooooooooll…tingg.. gting glegar…….terjatuhlah dia di lantai dengan lemas tak berdaya, si pemilik rumah telah meyediakan jaring yang kuat untuk mengikatnya.

Si pencuri sangat menyesal sekali karena dia telah ditipu oleh si

pemilik rumah, salah dia sendiri mengapa percaya. Pencuri tersebut

menceritakan semua peristiwa yang dialaminya kepada pihak polisi,

semua orang yang ada di sana pada saat itu tertawa terbahak-bahak

mendengar pengkuan si pencuri itu.

9. Penjual Bakso

Tukang becak yang ng kelelahan dan kelaparan mampir ke

tukang bakso, dia bertanya pada tukang bakso “Berapa semangkok Mang

?”, tukang bakso menjawab “3000 semangkok”. Kemudian tukang becak

berbicara lagi “2000 lah sama teman sendiri”, akhirnya tukang bakso

setuju, “baiklah” jawabnya.

Setelah diantarkan ke meja si tukang becak, tukang becak langsung

berkata”mana mienya…” tukang bakso pun menjawab “2000 tidak pakai

mie”. Dengan muka yang murung si tukang becak hanya bisa diam

membisu sambil makan bokso.

Keesokanya tukang bakso pergi ke pasar, dia habis dari membeli

mie dan pulang ingin naik becak. Si tukang bakso bertanya pada tukang

becak yang kemaren mampir di warung baksonya untuk makan bakso, dia

bertanya “Antarkan saya ke jalan semangka, berapa bayarnya”, si tukang

becak menjawab “2000”, “mahal sekali” jawab tukang bakso”, “1000 lah” si

tukang bakso menawar, tukang becak berpikir sejenak dan menjawab

“baiklah”.

Diantarkannya lah si tukang bakso ke jalan semangka, si tukang

becak mendayung becaknya dengan sangat kencang, sehingga membuat

si tukang bakso menjadi cemas, kecemasannya malah semakin jadi saat

jalan turun tebing. Tukang bokso dengan cemasnya langsung berkata

“rem…rem… mang”, si tukang becak dengan cepatnya menjawab “1000

tidak pakai rem”. Si tukang bakso hanya bisa terdiam dengan rasa cemas, karena takut becak si tukang becak terbalik atau malah masuk siring.

 

 

10. Penjual Obat

Suatu hari ada seorang penjual obat yang sedang mempromosikan

obat bawaannya. Dia berkata “Obat-obat ini obat mujarab semua penyakit

bisa hilang, semua penyakit bisa hilang, ini obat luar biasa, ini obat benarbenar

mujarab, ini obat bukan sembarang obat, ini obat dewa, benarbenar

mujarab”.

Sambil mengangkat-angkat obat yang di bawanya di terus berbicara

“Apa pun penyakitnya pasti bisa hilang, sakit panu, panunya hilang, sakit

pusing, pusingnya hilang, ketombe, kutu semuanya bisa hilang, cukup

diuleskan semuanya pasti hilang, leyap tak bersisa.

Setelah banyak berbicara panjang lebar, banyak orang-orang yang

berkumpul mengelilinginya, samikin-lama semakin banyak.Terus-menerus

dia mengucapkan hal itu “semua penyakit bisa hilang, semua penyakit

bisa hilang”.

Akhirnya ada sesorang yang bertanya kepada si penjual obat “Kalau

sakit mata bagaimana ?” tanpa berpikir panjang si penjual obat langsung

menjawab “matanya hilang…”. Mendengar hal tersebut orang yang

bertanya tadi lari terbirit-birit meninggalkan tempat tukang obat tersebut,

dan semua orang berkumpul tersebut pada berlarian ketakutan, karena di

antara mereka ada yang sakit kepala, pinggang, kaki. Mereka semua

pada takut, takut kalau organ tubuh mereka yang sakit jadi hilang, kanrepot kalau kepala, pinggang, dan kaki mereka hilang, lenyap tak bersisa.

11. Penjual Pempek

Siang-siang bolong pejual pempek berteriak-teriak di jalanan untuk

mempromosikan jualannya. Di berkata “pempek…pempek…siapa mau

beli” dia terus mengucapkan itu dengan suara yang keras sekali, sampaisampai

ada orang dari lantai dua rumahnya yang sedang tertidur

langsung terbangun dan dia berkata dari jendela kamarnya dengan

jengkelnya “ooi…ooi… ada otak dak” si penjual pempek pun dengan

refleknya langsung menjawab “tidak ado”, orang yang berbicara tadi,

langsung berkata “o… pantas, siang-siang bolong begini teriak-teriak”.

Sangka si pejual pempek, adalah pempek otak-otak, tentu saja dia

menjawab tidak ada, dan sangka orang yang berkata tadi, si tukang

pempek memang tidak punya otak, siang-siang jualan pempek sambil teriak-teriak.

 

12.              Perbandingan Tingkat kepintaran

Orang Amerika telah memikirkan bagaimana caranya dari bumi ke

bulan. Mereka telah mengupayakan berbagai macam cara agar mereka

dapat ke sana dengan aman dan nyaman. Tetapi ini semua belum

seberapa, orang Indonesia telah memikirkan bagaimana caranya dari

bulan ke bulan.

Bagaimana… bulan depan ya….

13. Turis naik becak

Ada seorang turis yang sedang berlibur, datang ke Indonesia. Dia

ingin sekali merasakan bagaimana rasanya naik becak. Setelah

menunggu ada juga tukang becak yang kebetulan lewat. Si turis berkata

“Tolong antarkan saya untuk jalan-jalan di sekitar sini”. Tukang bacak

sangat terkejut ternyata si turis bisa bahasa indonesia. “Baik pak, silahkan

naik” kata tukang becak dengan ramahnya.

Di perjalanan si turis melewati sebuah jembatan yang besar dan

pendek. Dia bertanya “Jembatan ini berapa lama dibangun ?”. Tukang

becak segera mengingat-ingat, dan kemudian dia menjawab “kira-kira 3

tahun pak. Turis kemudian berkata dengan sombongnya “masak 3 tahun

kalau di Amerika jembatan seperti ini cuman 3 bulan”. Tukang becak

langsung terdiam ketika mendengar ucapan turis tersebut.

Kemudian mereka melewati monas, sang turis pun langsung

bertanya lagi untuk kedua kalinya “kalau tugu ini berapa lama

dibangunnya ?”. Tukang becak pun kembali berpikir sejenak dan

menjawabnya “kira-kira 4 tahun pak”. “Apa 4 tahun, kalau di Amerika tugu

seperti ini cuman 4 bulan”. Tukang becak hanya bisa terdiam ketika

mendengar ucapan turis tersebut.

Selanjutnya turis ingin jalan-jalan ke tempat yang lebih jauh lagi. Si

turis melihat ada sebuah jembatan yang panjang sekali. Dia kemudian

bertanya lagi untuk yang ketiga kalinya. “Kalau jembatan ini barapa lama

dibangun ?. Tukang becak tidak tahu kalau di situ ada jembatan dia pun

berkata “kalau jembatan ini saya tidak tahu pak, perasaan kemarin saya

lewat sini belum ada”. Si turis sangat terkejut ketika tukang becak mengatakkan hal itu. Berarti satu hari, dia berkata dalam hatinya. Akhirnya turis itu hanya bisa terdiam ketika mendengar ucapan tukang becak tersebut.

14. Ujian kelulusan Orang gila

Setelah lama di rawat di Rumah Sakit Jiwa, tibalah untuk ujian untuk

lulus menjadi manusia yang normal. Ujian terakhir adalah ujian menyanyi,

ujian ini di ikuti oleh 5 orang gila.

Lagu dari orang gila pertama adalah lagu : “pelangi-pelangi alangkah

indahmu…”dan serterusnya, orang gila pertama dinyatakan lulus ujian.

Lagu dari orang gila kedua adalah lagu : “kulihat ibu pertiwi sedang

bersusah hati….” Dan seterusnya, orang gila kedua dinyatakan lulus ujian.

Lagu dari orang gila ketiga adalah lagu, “potong bebek angsa masak

di kuali….” Dan seterusnya, orang gila ketiga di nyatakan lulus ujian.

Lagu dari orang gila keempat adalah lagu, “satu-satu aku sayang ibu

dua-dua juga sayang Ayah”…. Dan seterusnya, orang gila keempat

dinyatakan lulus ujian.

Lagu dari orang gila kelima adalah lagu, “aku masih seperti yang

dulu… “dan seterusnya, orang gila kelima dinyatakan tidak lulus, karena

dia sendiri yang mengatakan bahwa ia masih seperti yang dulu (masih

gila).

 

Pudarnya Pesona Cleopatra

Leave a comment

Novel  Habiburrahman EL Shirazy

Pudarnya Pesona Cleopatra

Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalan kandungan aku telah

dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah kukenal.” Ibunya Raihana adalah teman karib

ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu” kata ibu.

“Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh

tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu” , ucap beliau dengan nada mengiba.

Dalam pergulatan jiwa yang sulit berhari-hari, akhirnya aku pasrah. Aku menuruti keinginan

ibu. Aku tak mau mengecewakan ibu. Aku ingin menjadi mentari pagi dihatinya, meskipun

untuk itu aku harus mengorbankan diriku.

Dengan hati pahit kuserahkan semuanya bulat-bulat pada ibu. Meskipun sesungguhnya

dalam hatiku timbul kecemasan-kecemasan yang datang begitu saja dan tidak tahu alasannya.

Yang jelas aku sudah punya kriteria dan impian tersendiri untuk calon istriku. Aku tidak bisa

berbuat apa-apa berhadapan dengan air mata ibu yang amat kucintai. Saat khitbah (lamaran)

sekilas kutatap wajah Raihana, benar kata Aida adikku, ia memang baby face dan anggun.

Namun garis-garis kecantikan yang kuinginkan tak kutemukan sama sekali. Adikku, tante

Lia mengakui Raihana cantik, “cantiknya alami, bisa jadi bintang iklan Lux lho, asli ! kata

tante Lia. Tapi penilaianku lain, mungkin karena aku begitu hanyut dengan gadis-gadis Mesir

titisan Cleopatra, yang tinggi semampai, wajahnya putih jelita, dengan hidung melengkung

indah, mata bulat bening khas arab, dan bibir yang merah. Di hari-hari menjelang

pernikahanku, aku berusaha menumbuhkan bibit-bibit cintaku untuk calon istriku, tetapi

usahaku selalu sia-sia.

Aku ingin memberontak pada ibuku, tetapi wajah teduhnya meluluhkanku. Hari pernikahan

datang. Duduk dipelaminan bagai mayat hidup, hati hampa tanpa cinta, Pestapun meriah

dengan empat group rebana. Lantunan shalawat Nabipun terasa menusuk-nusuk hati. Kulihat

Raihana tersenyum manis, tetapi hatiku terasa teriris-iris dan jiwaku meronta. Satu-satunya

harapanku adalah mendapat berkah dari Allah SWT atas baktiku pada ibuku yang kucintai.

Rabbighfir li wa liwalidayya!

Layaknya pengantin baru, kupaksakan untuk mesra tapi bukan cinta, hanya sekedar karena

aku seorang manusia yang terbiasa membaca ayat-ayatNya.

Raihana tersenyum mengembang, hatiku menangisi kebohonganku dan kepura-puraanku.

Tepat dua bulan Raihana kubawa ke kontrakan dipinggir kota Malang.

Mulailah kehidupan hampa. Aku tak menemukan adanya gairah. Betapa susah hidup

berkeluarga tanpa cinta. Makan, minum, tidur, dan shalat bersama dengan makhluk yang

bernama Raihana, istriku, tapi Masya Allah bibit cintaku belum juga tumbuh. Suaranya yang

lembut terasa hambar, wajahnya yang teduh tetap terasa asing. Memasuki bulan keempat,

rasa muak hidup bersama Raihana mulai kurasakan, rasa ini muncul begitu saja. Aku

mencoba membuang jauh-jauh rasa tidak baik ini, apalagi pada istri sendiri yang seharusnya

kusayang dan kucintai. Sikapku pada Raihana mulai lain. Aku lebih banyak diam, acuh tak

acuh, agak sinis, dan tidur pun lebih banyak di ruang tamu atau ruang kerja.

Aku merasa hidupku ada lah sia-sia, belajar di luar negeri sia-sia, pernikahanku sia-sia,

keberadaanku sia-sia.

Tidak hanya aku yang tersiksa, Raihanapun merasakan hal yang sama, karena ia orang yang

berpendidikan, maka diapun tanya, tetapi kujawab ” tidak apa-apa koq mbak, mungkin aku

belum dewasa, mungkin masih harus belajar berumah tangga” Ada kekagetan yang

kutangkap diwajah Raihana ketika kupanggil ‘mbak’, ” kenapa mas memanggilku mbak, aku

kan istrimu, apa mas sudah tidak mencintaiku” tanyanya dengan guratan wajah yang sedih.

“wallahu a’lam” jawabku sekenanya. Dengan mata berkaca-kaca Raihana diam menunduk,

tak lama kemudian dia terisak-isak sambil memeluk kakiku, “Kalau mas tidak mencintaiku,

tidak menerimaku sebagai istri kenapa mas ucapkan akad nikah?

Kalau dalam tingkahku melayani mas masih ada yang kurang berkenan, kenapa mas tidak

bilang dan menegurnya, kenapa mas diam saja, aku harus bersikap bagaimana untuk

membahagiakan mas, kumohon bukalah sedikit hatimu untuk menjadi ruang bagi

pengabdianku, bagi menyempurnakan ibadahku didunia ini”. Raihana mengiba penuh pasrah.

Aku menangis menitikan air mata buka karena Raihana tetapi karena kepatunganku. Hari

terus berjalan, tetapi komunikasi kami tidak berjalan. Kami hidup seperti orang asing tetapi

Raihana tetap melayaniku menyiapkan segalanya untukku.

Suatu sore aku pulang mengajar dan kehujanan, sampai dirumah habis maghrib, bibirku

pucat, perutku belum kemasukkan apa-apa kecuali segelas kopi buatan Raihana tadi pagi,

Memang aku berangkat pagi karena ada janji dengan teman. Raihana memandangiku dengan

khawatir. “Mas tidak apa-apa” tanyanya dengan perasaan kuatir. “Mas mandi dengan air

panas saja, aku sedang menggodoknya, lima menit lagi mendidih” lanjutnya. Aku melepas

semua pakaian yang basah. “Mas airnya sudah siap” kata Raihana. Aku tak bicara sepatah

katapun, aku langsung ke kamar mandi, aku lupa membawa handuk, tetapi Raihana telah

berdiri didepan pintu membawa handuk. “Mas aku buatkan wedang jahe” Aku diam saja.

Aku merasa mulas dan mual dalam perutku tak bisa kutahan.

Dengan cepat aku berlari ke kamar mandi dan Raihana mengejarku dan memijit-mijit pundak

dan tengkukku seperti yang dilakukan ibu. ” Mas masuk angin. Biasanya kalau masuk angin

diobati pakai apa, pakai balsam, minyak putih, atau jamu?” Tanya Raihana sambil

menuntunku ke kamar. “Mas jangan diam saja dong, aku kan tidak tahu apa yang harus

kulakukan untuk membantu Mas”. ” Biasanya dikerokin” jawabku lirih. ” Kalau begitu kaos

mas dilepas ya, biar Hana kerokin” sahut Raihana sambil tangannya melepas kaosku. Aku

seperti anak kecil yang dimanja ibunya. Raihana dengan sabar mengerokin punggungku

dengan sentuhan tangannya yang halus. Setelah selesai dikerokin, Raihana membawakanku

semangkok bubur kacang hijau. Setelah itu aku merebahkan diri di tempat tidur. Kulihat

Raihana duduk di kursi tak jauh dari tempat tidur sambil menghafal Al Quran dengan

khusyu. Aku kembali sedih dan ingin menangis, Raihana manis tapi tak semanis gadis-gadis

mesir titisan Cleopatra.

Dalam tidur aku bermimpi bertemu dengan Cleopatra, ia mengundangku untuk makan malam

di istananya.” Aku punya keponakan namanya Mona Zaki, nanti akan aku perkenalkan

denganmu” kata Ratu Cleopatra. ” Dia memintaku untuk mencarikannya seorang pangeran,

aku melihatmu cocok dan berniat memperkenalkannya denganmu”. Aku mempersiapkan

segalanya. Tepat pukul 07.00 aku datang ke istana, kulihat Mona Zaki dengan pakaian

pengantinnya, cantik sekali. Sang ratu mempersilakan aku duduk di kursi yang berhias

berlian.

Aku melangkah maju, belum sempat duduk, tiba-tiba ” Mas, bangun, sudah jam setengah

empat, mas belum sholat Isya” kata Raihana membangunkanku. Aku terbangun dengan

perasaan kecewa. ” Maafkan aku Mas, membuat Mas kurang suka, tetapi Mas belum sholat

Isya” lirih Hana sambil melepas mukenanya, mungkin dia baru selesai sholat malam.

Meskipun cuman mimpi tapi itu indah sekali, tapi sayang terputus. Aku jadi semakin tidak

suka sama dia, dialah pemutus harapanku dan mimpi-mimpiku. Tapi apakah dia bersalah,

bukankah dia berbuat baik membangunkanku untuk sholat Isya.

Selanjutnya aku merasa sulit hidup bersama Raihana, aku tidak tahu dari mana sulitnya. Rasa

tidak suka semakin menjadi-jadi. Aku benar-benar terpenjara dalam suasana konyol. Aku

belum bisa menyukai Raihana. Aku sendiri belum pernah jatuh cinta, entah kenapa bisa

dijajah pesona gadis-gadis titisan Cleopatra.

” Mas, nanti sore ada acara qiqah di rumah Yu Imah. Semua keluarga akan datang termasuk

ibundamu. Kita diundang juga. Yuk, kita datang bareng, tidak enak kalau kita yang dielukelukan

keluarga tidak datang” Suara lembut Raihana menyadarkan pengembaraanku pada

Jaman Ibnu Hazm. Pelan-pelan ia letakkan nampan yang berisi onde-onde kesukaanku dan

segelas wedang jahe.

Tangannya yang halus agak gemetar. Aku dingin-dingin saja. ” Maaf..maaf jika mengganggu

Mas, maafkan Hana,” lirihnya, lalu perlahan-lahan beranjak meninggalkan aku di ruang

kerja. ” Mbak! Eh maaf, maksudku D..Din..Dinda Hana!, panggilku dengan suara parau

tercekak dalam tenggorokan. ” Ya Mas!” sahut Hana langsung menghentikan langkahnya dan

pelan-pelan menghadapkan dirinya padaku. Ia berusaha untuk tersenyum, agaknya ia bahagia

dipanggil “dinda”. ” Matanya sedikit berbinar. “Te..terima kasih Di..dinda, kita berangkat

bareng kesana, habis sholat dhuhur, insya Allah,” ucapku sambil menatap wajah Hana

dengan senyum yang kupaksakan.

Raihana menatapku dengan wajah sangat cerah, ada secercah senyum bersinar dibibirnya. ”

Terima kasih Mas, Ibu kita pasti senang, mau pakai baju yang mana Mas, biar dinda siapkan?

Atau biar dinda saja yang memilihkan ya?”.

Hana begitu bahagia.

Perempuan berjilbab ini memang luar biasa, Ia tetap sabar mencurahkan bakti meskipun aku

dingin dan acuh tak acuh padanya selama ini. Aku belum pernah melihatnya memasang

wajah masam atau tidak suka padaku. Kalau wajah sedihnya ya. Tapi wajah tidak sukanya

belum pernah. Bah, lelaki macam apa aku ini, kutukku pada diriku sendiri. Aku memakimaki

diriku sendiri atas sikap dinginku selama ini., Tapi, setetes embun cinta yang

kuharapkan membasahi hatiku tak juga turun. Kecantikan aura titisan Cleopatra itu?

Bagaimana aku mengusirnya. Aku merasa menjadi orang yang paling membenci diriku

sendiri di dunia ini.

Acara pengajian dan qiqah putra ketiga Fatimah kakak sulung Raihana membawa sejarah

baru lembaran pernikahan kami. Benar dugaan Raihana, kami dielu-elukan keluarga,

disambut hangat, penuh cinta, dan penuh bangga. “

Selamat datang pengantin baru! Selamat datang pasangan yang paling ideal dalam keluarga!

Sambut Yu Imah disambut tepuk tangan bahagia mertua dan bundaku serta kerabat yang lain.

Wajah Raihana cerah. Matanya berbinar-binar bahagia. Lain dengan aku, dalam hatiku

menangis disebut pasangan ideal.

Apanya yang ideal. Apa karena aku lulusan Mesir dan Raihana lulusan terbaik dikampusnya

dan hafal Al Quran lantas disebut ideal? Ideal bagiku adalah seperti Ibnu Hazm dan istrinya,

saling memiliki rasa cinta yang sampai pada pengorbanan satu sama lain. Rasa cinta yang

tidak lagi memungkinkan adanya pengkhianatan. Rasa cinta yang dari detik ke detik

meneteskan rasa bahagia.

Tapi diriku? Aku belum bisa memiliki cinta seperti yang dimiliki Raihana.

Sambutan sanak saudara pada kami benar-benar hangat. Aku dibuat kaget oleh sikap Raihana

yang begitu kuat menjaga kewibawaanku di mata keluarga. Pada ibuku dan semuanya tidak

pernah diceritakan, kecuali menyanjung kebaikanku sebagai seorang suami yang dicintainya.

Bahkan ia mengaku bangga dan bahagia menjadi istriku. Aku sendiri dibuat pusing dengan

sikapku. Lebih pusing lagi sikap ibuku dan mertuaku yang menyindir tentang keturunan. ”

Sudah satu tahun putra sulungku menikah, koq belum ada tanda-tandanya ya, padahal aku

ingin sekali menimang cucu” kata ibuku. ” Insya Allah tak lama lagi, ibu akan menimang

cucu, doakanlah kami. Bukankah begitu, Mas?” sahut Raihana sambil menyikut lenganku,

aku tergagap dan mengangguk sekenanya.

Setelah peristiwa itu, aku mencoba bersikap bersahabat dengan Raihana. Aku berpura-pura

kembali mesra dengannya, sebagai suami betulan. Jujur, aku hanya pura-pura. Sebab bukan

atas dasar cinta, dan bukan kehendakku sendiri aku melakukannya, ini semua demi ibuku.

Allah Maha Kuasa. Kepura-puraanku memuliakan Raihana sebagai seorang istri. Raihana

hamil. Ia semakin manis.

Keluarga bersuka cita semua. Namun hatiku menangis karena cinta tak kunjung tiba. Tuhan

kasihanilah hamba, datangkanlah cinta itu segera. Sejak itu aku semakin sedih sehingga

Raihana yang sedang hamil tidak kuperhatikan lagi. Setiap saat nuraniku bertanya” Mana

tanggung jawabmu!” Aku hanya diam dan mendesah sedih. ” Entahlah, betapa sulit aku

menemukan cinta” gumamku.

Dan akhirnya datanglah hari itu, usia kehamilan Raihana memasuki bulan ke enam. Raihana

minta ijin untuk tinggal bersama orang tuanya dengan alasan kesehatan. Kukabulkan

permintaanya dan kuantarkan dia kerumahnya. Karena rumah mertua jauh dari kampus

tempat aku mengajar, mertuaku tak menaruh curiga ketika aku harus tetap tinggal

dikontrakan. Ketika aku pamitan, Raihana berpesan, ” Mas untuk menambah biaya kelahiran

anak kita, tolong nanti cairkan tabunganku yang ada di ATM. Aku taruh dibawah bantal,

no.pinnya sama dengan tanggal pernikahan kita”.

Setelah Raihana tinggal bersama ibunya, aku sedikit lega. Setiap hari Aku tidak bertemu

dengan orang yang membuatku tidak nyaman. Entah apa sebabnya bisa demikian. Hanya saja

aku sedikit repot, harus menyiapkan segalanya.

Tapi toh bukan masalah bagiku, karena aku sudah terbiasa saat kuliah di Mesir.

Waktu terus berjalan, dan aku merasa enjoy tanpa Raihana. Suatu saat aku pulang kehujanan.

Sampai rumah hari sudah petang, aku merasa tubuhku benar-benar lemas. Aku muntahmuntah,

menggigil, kepala pusing dan perut mual. Saat itu terlintas dihati andaikan ada

Raihana, dia pasti telah menyiapkan air panas, bubur kacang hijau, membantu mengobati

masuk angin dengan mengeroki punggungku, lalu menyuruhku istirahat dan menutupi

tubuhku dengan selimut. Malam itu aku benar-benar tersiksa dan menderita. Aku terbangun

jam enam pagi. Badan sudah segar. Tapi ada penyesalan dalam hati, aku belum sholat Isya

dan terlambat sholat subuh. Baru sedikit terasa, andaikan ada Raihana tentu aku ngak

meninggalkan sholat Isya, dan tidak terlambat sholat subuh.

Lintasan Raihana hilang seiring keberangkatan mengajar di kampus. Apalagi aku mendapat

tugas dari universitas untuk mengikuti pelatihan mutu dosen mata kuliah bahasa arab.

Diantaranya tutornya adalah professor bahasa arab dari Mesir. Aku jadi banyak berbincang

dengan beliau tentang mesir. Dalam pelatihan aku juga berkenalan dengan Pak Qalyubi,

seorang dosen bahasa arab dari Medan. Dia menempuh S1-nya di Mesir. Dia menceritakan

satu pengalaman hidup yang menurutnya pahit dan terlanjur dijalani. “Apakah kamu sudah

menikah?” kata Pak Qalyubi. “Alhamdulillah, sudah” jawabku. ” Dengan orang mana?. ”

Orang Jawa”. ” Pasti orang yang baik ya. Iya kan? Biasanya pulang dari Mesir banyak

saudara yang menawarkan untuk menikah dengan perempuan shalehah. Paling tidak

santriwati, lulusan pesantren. Istrimu dari pesantren?”. “Pernah, alhamdulillah dia sarjana

dan hafal Al Quran”. ” Kau sangat beruntung, tidak sepertiku”. ” Kenapa dengan Bapak?” ”

Aku melakukan langkah yang salah, seandainya aku tidak menikah dengan orang Mesir itu,

tentu batinku tidak merana seperti sekarang”. ” Bagaimana itu bisa terjadi?”. “

Kamu tentu tahu kan gadis Mesir itu cantik-cantik, dan karena terpesona dengan

kecantikanya saya menderita seperti ini. Ceritanya begini, Saya seorang anak tunggal dari

seorang yang kaya, saya berangkat ke Mesir dengan biaya orang tua. Disana saya bersama

kakak kelas namanya Fadhil, orang Medan juga. Seiring dengan berjalannya waktu, tahun

pertama saya lulus dengan predikat jayyid, predikat yang cukup sulit bagi pelajar dari

Indonesia.

Demikian juga dengan tahun kedua. Karena prestasi saya, tuan rumah tempat saya tinggal

menyukai saya. Saya dikenalkan dengan anak gadisnya yang bernama Yasmin. Dia tidak

pakai jilbab. Pada pandangan pertama saya jatuh cinta, saya belum pernah melihat gadis

secantuk itu. Saya bersumpah tidak akan menikah dengan siapapun kecuali dia. Ternyata

perasaan saya tidak bertepuk sebelah tangan. Kisah cinta saya didengar oleh Fadhil. Fadhil

membuat garis tegas, akhiri hubungan dengan anak tuan rumah itu atau sekalian lanjutkan

dengan menikahinya. Saya memilih yang kedua.

Ketika saya menikahi Yasmin, banyak teman-teman yang memberi masukan begini, samasama

menikah dengan gadis Mesir, kenapa tidak mencari mahasiswi Al Azhar yang hafal Al

Quran, salehah, dan berjilbab. Itu lebih selamat dari pada dengan Yasmin yang awam

pengetahuan agamanya. Tetapi saya tetap teguh untuk menikahinya. Dengan biaya yang

tinggi saya berhasil menikahi Yasmin.

Yasmin menuntut diberi sesuatu yang lebih dari gadis Mesir. Perabot rumah yang mewah,

menginap di hotel berbintang. Begitu selesai S1 saya kembali ke Medan, saya minta agar

asset yang di Mesir dijual untuk modal di Indonesia. Kami langsung membeli rumah yang

cukup mewah di kota Medan. Tahun-tahun pertama hidup kami berjalan baik, setiap

tahunnya Yasmin mengajak ke Mesir menengok orang tuanya. Aku masih bisa memenuhi

semua yang diinginkan Yasmin. Hidup terus berjalan, biaya hidup semakin nambah, anak

kami yang ketiga lahir, tetapi pemasukan tidak bertambah. Saya minta Yasmin untuk

berhemat. Tidak setiap tahun tetapi tiga tahun sekali namun Yasmin tidak bisa.

Aku mati-matian berbisnis, demi keinginan Yasmin dan anak-anak terpenuhi. Sawah terakhir

milik Ayah saya jual untuk modal. Dalam diri saya mulai muncul penyesalan. Setiap kali

saya melihat teman-teman alumni Mesir yang hidup dengan tenang dan damai dengan

istrinya. Bisa mengamalkan ilmu dan bisa berdakwah dengan baik. Dicintai masyarakat. Saya

tidak mendapatkan apa yang mereka dapatkan. Jika saya pengen rendang, saya harus ke

warung. Yasmin tidak mau tahu dengan masakan Indonesia.

Kau tahu sendiri, gadis Mesir biasanya memanggil suaminya dengan namanya. Jika ada

sedikit letupan, maka rumah seperti neraka. Puncak penderitaan saya dimulai setahun yang

lalu. Usaha saya bangkrut, saya minta Yasmin untuk menjual perhiasannya, tetapi dia tidak

mau. Dia malah membandingkan dirinya yang hidup serba kurang dengan sepupunya.

Sepupunya mendapat suami orang Mesir.

Saya menyesal meletakkan kecantikan diatas segalanya. Saya telah diperbudak dengan

kecantikannya. Mengetahui keadaan saya yang terjepit, ayah dan ibu mengalah. Mereka

menjual rumah dan tanah, yang akhirnya mereka tinggal di ruko yang kecil dan sempit. Batin

saya menangis. Mereka berharap modal itu cukup untuk merintis bisnis saya yang bangkrut.

Bisnis saya mulai bangkit, Yasmin mulai berulah, dia mengajak ke Mesir. Waktu di Mesir

itulah puncak tragedy yang menyakitkan. ” Aku menyesal menikah dengan orang Indonesia,

aku minta kau ceraikan aku, aku tidak bisa bahagia kecuali dengan lelaki Mesir”. Kata

Yasmin yang bagaikan geledek menyambar. Lalu tanpa dosa dia bercerita bahwa tadi di

KBRI dia bertemu dengan temannya. Teman lamanya itu sudah jadi bisnisman, dan istrinya

sudah meninggal.

Yasmin diajak makan siang, dan dilanjutkan dengan perselingkuhan. Aku pukul dia karena

tak bisa menahan diri. Atas tindakan itu saya dilaporkan ke polisi. Yang menyakitkan adalah

tak satupun keluarganya yang membelaku. Rupanya selama ini Yasmin sering mengirim

surat yang berisi berita bohong.

Sejak saat itu saya mengalami depresi. Dua bulan yang lalu saya mendapat surat cerai dari

Mesir sekaligus mendapat salinan surat nikah Yasmin dengan temannya. Hati saya sangat

sakit, ketika si sulung menggigau meminta ibunya pulang”.

Mendengar cerita Pak Qulyubi membuatku terisak-isak. Perjalanan hidupnya

menyadarkanku. Aku teringat Raihana. Perlahan wajahnya terbayang dimataku, tak terasa

sudah dua bualn aku berpisah dengannya. Tiba-tiba ada kerinduan yang menyelinap dihati.

Dia istri yang sangat shalehah. Tidak pernah meminta apapun. Bahkan yang keluar adalah

pengabdian dan pengorbanan. Hanya karena kemurahan Allah aku mendapatkan istri seperti

dia. Meskipun hatiku belum terbuka lebar, tetapi wajah Raihana telah menyala didindingnya.

Apa yang sedang dilakukan Raihana sekarang? Bagaimana kandungannya? Sudah delapan

bulan. Sebentar lagi melahirkan. Aku jadi teringat pesannya. Dia ingin agar aku mencairkan

tabungannya.

Pulang dari pelatihan, aku menyempatkan ke toko baju muslim, aku ingin membelikannya

untuk Raihana, juga daster, dan pakaian bayi. Aku ingin memberikan kejutan, agar dia

tersenyum menyambut kedatanganku. Aku tidak langsung ke rumah mertua, tetapi ke

kontrakan untuk mengambil uang tabungan, yang disimpan dibawah bantal. Dibawah kasur

itu kutemukan kertas Merah jambu. Hatiku berdesir, darahku terkesiap. Surat cinta siapa ini,

rasanya aku belum pernah membuat surat cinta untuk istriku. Jangan-jangan ini surat cinta

istriku dengan lelaki lain. Gila! Jangan-jangan istriku serong. Dengan rasa takut kubaca surat

itu satu persatu. Dan ya Rabbii ternyata surat-surat itu adalah ungkapan hati Raihana yang

selama ini aku zhalimi. Ia menulis, betapa ia mati-matian mencintaiku, meredam rindunya

akan belaianku. Ia menguatkan diri untuk menahan nestapa dan derita yang luar biasa. Hanya

Allah lah tempat ia meratap melabuhkan dukanya. Dan ya .. Allah, ia tetap setia

memanjatkan doa untuk kebaikan suaminya.

Dan betapa dia ingin hadirnya cinta sejati dariku.

“Rabbi dengan penuh kesyukuran, hamba bersimpuh dihadapan-Mu. Lakal hamdu ya Rabb.

Telah muliakan hamba dengan Al Quran. Kalaulah bukan karena karunia-Mu yang agung ini,

niscaya hamba sudah terperosok kedalam jurang kenistaan. Ya Rabbi, curahkan tambahan

kesabaran dalam diri hamba” tulis Raihana.

Dalam akhir tulisannya Raihana berdoa” Ya Allah inilah hamba-Mu yang kerdil penuh noda

dan dosa kembali datang mengetuk pintumu, melabuhkan derita jiwa ini kehadirat-Mu. Ya

Allah sudah tujuh bulan ini hamba-Mu ini hamil penuh derita dan kepayahan. Namun kenapa

begitu tega suami hamba tak mempedulikanku dan menelantarkanku. Masih kurang apa rasa

cinta hamba padanya. Masih kurang apa kesetiaanku padanya. Masih kurang apa baktiku

padanya? Ya Allah, jika memang masih ada yang kurang, ilhamkanlah pada hamba-Mu ini

cara berakhlak yang lebih mulia lagi pada suamiku.

Ya Allah, dengan rahmatMu hamba mohon jangan murkai dia karena kelalaiannya. Cukup

hamba saja yang menderita. Maafkanlah dia, dengan penuh cinta hamba masih tetap

menyayanginya. Ya Allah berilah hamba kekuatan untuk tetap berbakti dan memuliakannya.

Ya Allah, Engkau maha Tahu bahwa hamba sangat mencintainya karena-Mu. Sampaikanlah

rasa cinta ini kepadanya dengan cara-Mu. Tegurlah dia dengan teguran-Mu. Ya Allah

dengarkanlah doa hamba-Mu ini. Tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau, Maha

Suci Engkau”.

Tak terasa air mataku mengalir, dadaku terasa sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku

meledak. Dalam tangisku semua kebaikan Raihana terbayang. Wajahnya yang baby face dan

teduh, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut,

tanganya yang halus bersimpuh memeluk kakiku, semuanya terbayang mengalirkan perasaan

haru dan cinta. Dalam keharuan terasa ada angina sejuk yang turun dari langit dan merasuk

dalam jiwaku. Seketika itu pesona Cleopatra telah memudar berganti cinta Raihana yang

datang di hati. Rasa sayang dan cinta pada Raihan tiba-tiba begitu kuat mengakar dalam

hatiku. Cahaya Raihana terus berkilat-kilat dimata. Aku tiba-tiba begitu merindukannya.

Segera kukejar waktu untuk membagi Cintaku dengan Raihana.

Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang seiring dengan air mataku yang menetes sepanjang

jalan. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan

nafas panjang dan kuusap air mataku. Melihat kedatanganku, ibu mertuaku memelukku dan

menangis tersedu- sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis. ” Mana Raihana Bu?”. Ibu

mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang telah terjadi.

” Raihana…istrimu. .istrimu dan anakmu yang dikandungnya” . ” Ada apa dengan dia”. ” Dia

telah tiada”. ” Ibu berkata apa!”. ” Istrimu telah meninggal seminggu yang lalu. Dia terjatuh

di kamar mandi. Kami membawanya ke rumah sakit. Dia dan bayinya tidak selamat.

Sebelum meninggal, dia berpesan untuk memintakan maaf atas segala kekurangan dan

kekhilafannya selama menyertaimu.

Dia meminta maaf karena tidak bisa membuatmu bahagia. Dia meminta maaf telah dengan

tidak sengaja membuatmu menderita. Dia minta kau meridhionya” .

Hatiku bergetar hebat. ” kenapa ibu tidak memberi kabar padaku?”. “

Ketika Raihana dibawa ke rumah sakit, aku telah mengutus seseorang untuk menjemputmu

di rumah kontrakan, tapi kamu tidak ada. Dihubungi ke kampus katanya kamu sedang

mengikuti pelatihan. Kami tidak ingin mengganggumu. Apalagi Raihana berpesan agar kami

tidak mengganggu ketenanganmu selama pelatihan. Dan ketika Raihana meninggal kami

sangat sedih, Jadi Maafkanlah kami”.

Aku menangis tersedu-sedu. Hatiku pilu. Jiwaku remuk. Ketika aku merasakan cinta

Raihana, dia telah tiada. Ketika aku ingin menebus dosaku, dia telah meninggalkanku. Ketika

aku ingin memuliakannya dia telah tiada. Dia telah meninggalkan aku tanpa memberi

kesempatan padaku untuk sekedar minta maaf dan tersenyum padanya. Tuhan telah

menghukumku dengan penyesalan dan perasaan bersalah tiada terkira.

Ibu mertua mengajakku ke sebuah gundukan tanah yang masih baru dikuburan pinggir desa.

Diatas gundukan itu ada dua buah batu nisan. Nama dan hari wafat Raihana tertulis disana.

Aku tak kuat menahan rasa cinta, haru, rindu dan penyesalan yang luar biasa. Aku ingin

Raihana hidup kembali. Dunia tiba-tiba gelap semua ……..

Sumber :

Buku : Pudarnya Pesona Cleopatra ( Novel Psikologi Islam Pembangun Jiwa )

Karangan : Habiburrahman El Shirazy ( Penulis Novel best seller Ayat-ayat cinta)